KONDISI FUNDAMENTAL EKONOMI MAKRO, NILAI PERUSAHAAN, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP HARGA SAHAM PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2013 - 2022
DOI:
https://doi.org/10.58413/jma.v5i1.584Keywords:
Kondisi Fundamental Makroekonomi, Nilai Perusahaan, Ukuran Perusahaan, Harga SahamAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi fundamental makroekonomi, nilai perusahaan, dan ukuran perusahaan yang berkaitan dengan harga saham perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2013-2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan metode purposive sampling melalui website yang berkaitan dengan harga saham perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2013-2022. Kesimpulan yang didapat adalah sebagai berikut: hasil uji parsial untuk variabel kondisi fundamental makroekonomi (inflasi) (X1) menunjukkan hasil uji statistik t hitung < t tabel (-0,141266 < 2,10982) dan menunjukkan besarnya nilai probabilitas inflasi sebesar 0,8878 > 0,05, maka disimpulkan bahwa Ho diterima. Hasil uji parsial untuk variabel kondisi makroekonomi fundamental (suku bunga) (X2) menunjukkan hasil uji statistik t hitung < t tabel (0,043273 < 2,10982) dan besarnya nilai probabilitas suku bunga sebesar 0,9655 > 0,05, maka disimpulkan bahwa Ho diterima. Hasil uji parsial untuk variabel nilai perusahaan (Return On Assets / ROA) (X3) menunjukkan hasil uji statistik t hitung < t tabel (0,365565 < 2,10982) dan besarnya nilai probabilitas Return On Assets (ROA) sebesar 0,7152 > 0,05, maka disimpulkan bahwa Ho diterima. Hasil uji parsial untuk variabel nilai perusahaan (Return On Equity / ROE) (X4) hasil uji statistik t hitung < t tabel (1,060117 < 2,10982) dan menunjukkan besarnya nilai probabilitas Return On Equity (ROE) sebesar 0,2907 > 0,05, maka disimpulkan bahwa Ho diterima. Hasil uji parsial untuk variabel ukuran perusahaan (total aset) (X5) hasil uji statistik t hitung > t tabel (4,774793 > 2,10982) dan menunjukkan besarnya nilai probabilitas total aset sebesar 0,0000 < 0,05, maka disimpulkan bahwa Ho ditolak. Dengan demikian dapat dinyatakan, secara statistik pada tingkat kepercayaan 95 persen tidak ada pengaruh variabel inflasi, suku bunga, Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE) terhadap harga saham dan variabel total aset berpengaruh terhadap harga saham. Hasil uji simultan untuk uji F adalah 0,000002 < 0,05 (alpha 5%). Dengan demikian dapat dinyatakan, secara statistik variabel independen inflasi, suku bunga, Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), dan total aset secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel dependen harga saham.









