PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL, FLEKSIBILITAS DAN STRES KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA DRIVER GOJEK DI JAKARTA BARAT
DOI:
https://doi.org/10.58413/jma.v5i1.582Keywords:
Kompensasi Finansial, Fleksibilitas Kerja, Stres Kerja, Kepuasan KerjaAbstract
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis secara parsial dan simultan pengaruh kompensasi finansial, fleksibilitas dan stres kerja terhadap kepuasan kerja pada driver Gojek di Jakarta Barat. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan penyebaran kuesioner kepada 100 responden driver Gojek aktif di wilayah Jakarta Barat dan dianalisis menggunakan teknik statistik dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel kompensasi finansial (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja (Y) dengan nilai thitung < ttabel (0,166 < 1,984) dan signifikansi (0,539 > 0,05). Begitu pula dengan fleksibilitas kerja (X2), yang tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja (thitung = 1,766 < ttabel = 1,984; sig. = 0,081 > 0,05). Sebaliknya, stres kerja (X3) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja (Y) dengan nilai thitung = -3,733 < -ttabel = -1,984 dan signifikansi 0,000 (< 0,05). Secara simultan, ketiga variabel (kompensasi finansial, fleksibilitas kerja, stres kerja) tersebut berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja (Y) dengan nilai Fhitung = 5,890 > Ftabel = 2,70 dan nilai signifikansi 0,001 (< 0,05). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,129 menunjukkan bahwa 12,9% variasi dalam kepuasan kerja dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen, sementara sisanya sebesar 87,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.









